Tak sepatah kata pun datang dari mulut kurakura
Hanya sesal dan sesak di malam yang riuh
[hanya] satu kata dalam benaknya
Kenapa dia harus terlahir sebagai seekor kurakura
(Yogya,060110).
Pagi itu terasa jauh lebih hangat dari biasanya, ku langkahkan kaki ini ke sebuah ruang berukuran 3x4 meter dengan kotak yang penuh dengan ketenangan dan kehangatan disana. Ku basuh badan yang letih karena beberapa hari ini harus ku habiskan waktuku untuk menggoreskan mata penaku dalam kertas itu. Segar, sejuk dan begitu mendamaikan perasaanku yang habis termakan kisah-kisah yang telah ku tulis di lembar-lembar itu. Akh...terasa bebanku hilang dan menjadikanku seorang manusia baru yang siap melakukan aktivitas baruku pagi ini.
Setelah ku habiskan beberapa saat di ruang itu, aku kembali melakukan aktivitas baruku di pagi ini. Pagi ini aku ingin membeli seikat bunga krisan dan bunga tulip untuk ruang kerjaku, selain itu yang terpenting aku harus menyambangi toko pena yang terkenal itu untuk membeli mata pena yang baru untuk menggoreskan warna yang indah untuk senja kemarin. Aku pun kembali ke rumah mungilku yang amat sederhana, sebelum ku langkahkan kaki ini ke meja kerja dan siap untuk melukiskan goresan warna untuk senja ku coba untuk melihat alam dan keheningan yang hampir ku lewati karena ku habiskan waktu di depan meja kerjaku.
Setelah ku habiskan beberapa menit ku habiskan untuk menikmati hari, dengan segelas coklat hangat dan beberapa makanan kecil, ku coba kembali melangkahkan kaki ke tempat yang seharusnya berasa sangat tenang, mungkin karena di sanalah nyawaku kembali terkumpul dari puing-puing hidupku. Hampir 5 jam ku terduduk diam melukiskan senja kemarin. Setelah hampir selesai, aku pun tercengang ku goreskan warna yang berbeda dalam kertas ini, ku baca dan ku benahi beberapa kata yang tak pantas untuk terbaca, dengan ditemani alunan lagu nan indah Harmoni dari grup band kesayanganku. Begitu membuat aku terhanyut membaca kisah seorang senja ini. Kemanakah goresan pena ini akan berakhir?? Tolong wahai siapa saja...buat goresan ini memiliki akhir yang sempurna.